Test Warteg

Test Warteg

wah, pusing juga mikir tes yang kaya warung tegal gini, akhirnya browzing nemu nih artikel, hari ini keluh kesah saya adalah ; ngelepas tes COmmonwealth personal Banker School and Bentoel Sales Officer cuma semata mata buat Ujian Pertamina. waw.. pengorbanan yang menyakitkan, namun saya selama ini hanya puas dengan yang itu-itu saja, jadi apapun resiko nya di tes ini biar semua Gusti Allah Yang atur. lokasi di AMpel, belakan masjid sunan ampel… :) , nih link originalnya.. http://ndaikuawan.student.umm.ac.id/2010/01/22/test-psikologi/

A.Intruksi Tes

Mengingat ini merupakan tes mengambar, maka kita ingatkan agar subyek mempergunakan pensil jenis HB dan tidak diperbolehkan menggunakan penghapus dan penggaris. Sebelum intruksi tes diberikan, terlebih dahulu, subyek diminta untuk mengisi identitasnya; nomor, nama, jenis kelamin, tanggal lahir, dan tanggal tes, selanjutnya disampaikan sbb:

“ pada lembaran kertas dihadapan saudara terdapat delapan (8) kotak yang dibatasi garis hitam tebal. Tugas saudara adalah menggambarkan pada setiap kotak, suatu gambar sesuka hati.karena kotaknya ada delapan, maka gambar saudara jumlahnya delapan pula. Tetapi ada satu syarat yang perlu saudara perhatikan, yaitu: saudara perhatikan pada setiap kotak terdapat tanda-tanda tertentu (katakana tanda-tanda apa saja yang ada di dalam kotak); dan tanda-tnda dalam kotak tersebut harus menjadi bagian dari gambar-gambar yang saudara buat pada kotak tersebut atau dengan kata lain, umpamanya ada seorang yang telah mulai menggambar tetapi tidak diselesaikan, maka saudara diminta untuk melanjutkan gambar tersebut. Karena gambarnya sesuka hati, tentukanlah sendiri dari kotak mana saudara akan mulai menggambar atau sesuai dengan yang saudara sukai.

Langkah selanjutnya, kalau sdr. Sudah selesai membuat gambar yang pertama pada kotak tertentu, berilah no.1 pada gambar tersebut, yaitu diatas atau dibawah kotak itu (diberikan contoh); jangan diberi nomor dalam kotak, nanti gambarnya kotor, dan nomor seterusnya..

Setelah selesai menggambar semiua kotak-kotak itu, tuliskanlah nama gambarnya dibalik lembaran tes tersebut secara berurutan dari nomor 1 s.d 8. kemudiaan dari kedelapan gambar tersebut saudara pilih:

  • gambar yang paling disukai di beri symbol (+).
  • Gambar yang paling tidak disukai diberi symbol (-)
  • Gambar yang paling mudah diberi symbol (M)
  • Gambar yang paling sukar diberi symbol (S)

Symbol-simbol tersebut diletakkan di samping nomor gambarnya (berikan contohnya).

(jika tidak ada pertanyaan, maka tes dapat dimulai secara serentak khususnya untuk ts klasikal)

B. Interpretasi

Ada lima (5) hal yang akan dinterpretasikan dalam tes wartegg (selanjuntya diistilahkan dengan WZT), yaitu :

  1. Adekuat dan Tidak Adekuat

Pengertian ini dikaitkan dengan aufforderungs characters (seperti bahasan sebelumnya) dari setiap rangsang dan juga menyangkut sifat dari setiap rangsang; feminine dan maskulin.

a). Rangsangan Feminin

yang termasuk pada kategori rangsang ini adalah : R1, R2, R7, dan R8. adapun adekuat dan tidak rangsang feminine ini ditentukan oleh:

  1. “ gambar yang halus”
  2. “ ada garis melengkung”
  3. “ sesuatu gambar yang hidup (suatu mahluk hidup)”

b). Rangsang Maskulin

yang termasuk pada kategori rangsang ini adalah: R3, R4, R5, dan R6.

Adapun adekuat dan tidaknya rangsang masksulin ini ditentukan oleh:

  1. “ garis yang tegas, lurus dan tidak berbelok-belok”.
  2. “ merupakan benda mati (bukan mahluk hidup)”
  1. Kepenuhan gambar

Gambar yang semakin penuh, makin baik, tetapi harus adekuat.

Kepenuhan gambar ini dapat berupa:

  1. penuh dan adekuat

menunjukkan : “ Vitalitas yang kuat” dan “ spontanitas”

  1. penuh disertai dengan tekanan yang kuat.

Menunjukkan: “ dorongan kuat” dan “ agresivitas”

  1. penuh dan terletak di tengah

menunjukkan: “ penyesuaian diri yang baiak” dan “ keseimbangan antara dinamika dan control”

  1. penuh dan ekstrim

menunjukkan: “ kecenderungan menguasai orang lain”.

Kontras dari gambar yang penuh adalah gambar yang kosong, dan memberikan makna (khusus untuk rangsangan feminin):

  • “ kurang ada keberanian”
  • “ penampilan yang kurang”
  • “ takut bergaul”
  • “ tidak ada daya kreasi”

Sedangkan makna terdapat gambar yang kosong pada umumnya adalah:

“ menutup diri terhadap kesan keindahan”

“ perhatian ditunjukkan kepada obyek tertentu”.

“ pengolahan rasionalisasi sehingga timbul abtraksi/penyederhanaan”

  1. Keurutan gambar (succesion)

Ada beberapa tipedalam melihat keurutan dari gambar yang dibuat oleh subyek, yaitu:

  1. tipe Linier/rigid (1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8)

“ penghayatan/ tingkah laku yang terhambat “

“ pengendalian kuat “

“ cenderung kaku dalam bertingkah laku

  1. Tipe difus/ kabur (7, 5, 3, 1, 8, 6, 2, 4)

“ labil”

“tingkah laku dikendalikan oleh dorongan, jadi tidak terarah”

“ada hambatan dalam rasio”

“tidak ada keteraturan”

  1. tipe Linier/terbalik (8, 7, 6, 5, 4, 3, 2, 1)

“bersikap oposisional”

“mempunyai kemauan sendiri”

“kurang dapat menyesuaikan dengan orang lain”

“pribadinya kurang ada differensiasi”

  1. tipe teratur/ normal (8, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7)

“pribadi yang stabil”

“ada control terhadap diri”

“ada kehangatan dalam prilakunya” Tipe kendor (2, 1, 8, 3, 6, 5, 4, 7)

“orangnya lincah”

“vital dan afektif, tapi masih dalam batas pengendalian diri”

  1. Nama gambar (content)

Apabila nama-nama gambar yang dituliskan pendek-pendek, misalnya “bunga”, “rumah”,dsb., maka ini menunjukkan hal yang “normal”.

Apabila panjangn-panjang, misalnya “dipegunungan pada waktu sore hari”, “seorang anak yang sedang bermain laying-layang”, dsb. Maka ini menunjukkan “emosionalitas” dan “kecenderungan fantasi yang besar”.

Sedangkan bila gambarnya abstrak/tidak memiliki bentuk yang jelas, misalnya “suasana perasaan” maka ini menunjukkan “adanya kecenderungan pada hal-hal yang tidak riil”.

  1. Cara menggambar (khusus untuk individual)

Ada dua ( 2) hal yang perlu diperhatikan disini, yaitu:

  1. apabila badannya yang bergerak-gerak (dalam pemeriksaan secara klinis ini perlu sekali diperhatikan), biasanya terdapat pada remaja (adolesence), banyak berhubungan dengan “kegelisahan diri” .
  2. apabila kertasnya yang dgerak-gerakkan dan disertai dengan adanya bayangan (shading), maka ini menunjukkan “tipe orang yang emosional”, “mau enakanya sendiri”.

C. Definisi dari Test Warteg

Test warteg disebut drawing completion test karena subyek harus melengkapi gambar-gambar yang telah tersedia.

Dasar teori dari tes ini adalah psikologi Gestalt yang dikembangkan oleh F. Kreinger dan F. Sander di University of Lepzing. Menurut psikolgi Gestalt buka saja obyek yang dipersepsikan, tetapi juga subyek yang mengalami harus dianggap sebagai “struktur” . struktur ini terbentuk dari sejumlah orientasi dan disposisi yang spesifik dan dinamis yang cenderung “memberi bentuk” dan mengorganisir yang alami.

Dari hasil pengolahan rangsang yang dibuat subyek dapat dilihat struktur dari subyek yang membuat.

Test ini kemudiaan di kembangkan oleh Wartegg seperti yang dapat dilihat pada “blank” yang dipakai sekarang. Stimulus sangat sedikit dan sebagiaan besar sangat kecil sehingga memungkinkan variasi respons yang cukup luas. Kemungkinan untuk mengkonstruksikan stimulus dalam suatu keseluruhan yang berarti menjadi lebih besar.

Dengan adanya kebebasan yang besar dalam menkonstruksikan stimulus maka semakin besar pula kemungkinan individu mengekspresikan dirinya. Materi test yang digunakan oleh wartegg juga bertujuaan untuk menghindarkan factor-faktor yang mengancam misalnya dari sifat test yang ambigius dan asing yang mungkin menimbulkan sikap ragu-ragu, cemas, dll.

Ukuran segi empat bertujuan untuk membantuk subyek memusatkan perhatian pada tempat yang terbatas. Pada stimulus dan ukuran ini memungkinkan semua gambar terlihat dalam satu halaman sehingga memudahkan perbandingan-perbandingan yang berhubungan dengan skor dan interpretasi hasil. Bingkai yang hitam dari segi empat juga bertujuaan untuk memusatkan perhatian subyek pada stimulus.

Wartegg membuat skema kepribadiaan yang terdiri dari :

    1. emotion : out going, seclusive.
    2. Imagination : combining, creative.
    3. Intellect : practical, speculative.
    4. Activity : Dynamic, controlled
  1. Emotion

Aspek-aspek dari emotion yaitu out going dan seclusive kira-kira berhubungan dengan yang sering disebut sebagai extraversion dan introversion.

Out going : individu berorientasi pada dunia luar, dan mudah berhubungan dengan orang lain. Mereka biasanya pengembira, easy going, dan bebas dari ketegangan, yang memudahkan penyesuaian dirinya tetapi juga cenderung membuat mereka secaa emosional agak datar. Perhatian dan minatnya sering berfluktuasi dan dangkal.

Seciusive : kurang berorientasi pada lingkungan diluar dirinya. Perhatiaanya lebih terarah pada dirinya sendiri, cenderung melihat sesuatu dari sudur pandangan dan sikap pribadi, sangat sensitive dan mudah menjadi terlalu sensitive atau depresi..

  1. Imagination

Combining : tipe ini mengambil materi langsung dari sekelilingnya dan diorganisir sesuai dengan standart yang obyektif serta menghasilkan bentuk yang sesuai dengan dunia luar. Imaginasi ini didasarkan pada realitas. Mungkin terdapat emosi yang terpendam yang dimanifestasikan melalui gambar yang menunjukkan adanya kecenderungan estetis meskipun konvensional/

Creative : ditandai oleh kurangnya hubungan dengan realitas. Individu lebih menyukai hal-hal yang abstrak atau symbol-simbol emosional, filosofi,a tau mistik. Kalau berlebihan imaginasinya ini akan merupakan hambatan untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan sehari-hari.

  1. Intelect

Practical : individu dengan practical intellect bertindak terutama berdasarkan persepsi, observasi dan ditandai antara lain oleh cara berpikir yang teratur. Orientasinya tertuju pada fakta, hal-hal yang kongkrit dan penalaran yang induktif.

Speculative : mengutamakan prinsip-prinsip, penalaran, teori lebih daripada fakta, observasi dan hal yang praktikal.

  1. Activity

Dynamic: aktivitas yang dinamis mencakup semua bentuk dan tingkat dorongan energi yang dimiliki tingkat dorongan energi dari yang mobil sampai yang impulsive.individu dengan aktivitas yang dinamis menyukai akan hal-hal baru, percaya diri, antusias, berani, mungkin pula irritable. Mereka memiliki energi yang memungkinkan mereka melakukan bermacam-macam aktivitas dalam waktu yang sama.

Controlled : ditandai oleh konsistensi bertingkah laku dan kemampuan untuk mengambil keputusan secara tegas. Mereka biasanya membuat perencanaan sebelum bertindak. Perhatiaannya terpusat, mereka menyukai ketenangan dan keteraturan. Tingkah lakunya tampak konsisten an tenang. Kalau berlebihan mungkin berkembang menjadi fiksasi, terhambat daan kompulsif.

Tujuan utama pembuatan skema tersebut adalah untuk dijadikan pegangan atau dasar untuk mengerti kepribadiaan seseorang tetapi tidak berarti bahwa kepribadiaan merupakan suatu gabungan dari elemen-elemen yang terpisah karena sebetulnya kepribadiaan tidak dapat dibagi-bagi. Fungsi-dungsi seperti activity, intellect, dll hanya ditujukan untuk menunjukkan sejumlah elemen-elemen tngkah laku yang dapat diobservasi atau dengana perkataan lain sebagai konsep operasional.

About these ads

Tagged:

2 thoughts on “Test Warteg

  1. Sarjono Purbo December 6, 2010 at 2:50 pm Reply

    Great inspiration tq

  2. riri December 25, 2010 at 1:52 pm Reply

    tq.. infonya berguna bgt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: