I Believe In Love Without Proof ( i believe i can be a prominent writer; even thre’s still no awards given to me”

I AM BACK; yeah udah lama keinginan untuk menulis terhenti; 4 bulan sudah dari posting terakhir gua tentang masalah century sama pork barrel; 4 bulan waktu yang cukup buat otak gua melakukan ejakulasi kotoran yang mungkin telah mengacaukan pola penulisan gua yang cenderung serius dan berat; sedih; dan penuh dengan kemarahan tentang keadaan; hingga akhirnya pada masa itu gua fokus pada pengembangan pola pikir- melupakan semua pelajaran semasa kuliah yang bersifat  scientific ke bahan yang lebih berbau spiritual ala Anand Krishna; alai Lama and Deepak Copra; saat itu gua ngerasa penting banget buat orang seusia gua ( saat itu 21 tahun; berpalingnya orang yang paling dicintai di bumi; kehilangan kedua orang tua; perceraian abang gua dengan nyai ronggeng dan perasaan was-was terhadap serangan mistis dan gag masuk akal yang telah mendera) untuk bisa mengendalikan ego dan emosi agar tidak terbawa oleh skenario yang diinginkan orang-orang yang punya maksud aneh-aneh sama gua and keluarga gua; ternyata pada masa itulah; kemampuan yang gua asah selama ini tentang reverse thinking berhasil (setidaknya secara subjektif menurut gua) mengacaukan skenarrio yang di buat oleh ibu nyai ronggeng untuk memecah belah keluarga kami;

mungkin cukup itu flashbacknya; sebenarnya bisa panjang sekali kalau cerita soal nyai ronggeng dan abang gua yang udah cerai itu di kemas dalam bentuk cerpen or even a novel; sepertinya perlu juga meluangkan waktu untuk lebih dalam membahasnya; tapi yang jelas setelah membaca; buka twitter; mengaktifkan moem yang udah 3 bulan mati; mulai lebih cepat mencet tuts keyboard; kembali mendengarkan hardrockfm (kali ini gua di jakarta) ; kembali menyatu dengan laptop yang kian lemot ( gua pengen apple + DSLR) ; perasaan meledak-ledak untuk kembali menulis membuat kehidupan gua semacam on fire lagi;

memang sih; kondisi gua ama dulu sedikit berbeda; mulai beradaptasi dengan kondisi jakarta; dimana sebelumnya gua selama 4 tahun menghabiskan waktu di malang; bangil; surabaya;… bermula dari keinginan gua untuk bisa lihat Java Jazz festival setelah lulus kuliah; tak dinyana company yang naungi gua sekarang untuk sementara in charge di Head office di salah satu financial service company di jakarta; sejauh ini sih semua masih in line dengan apa yang gua plan kan 3-4 tahun lalu; even dengan keputusan ini gua bakal jauh dari temen-temen gua (honestly i lost my social life in here) quman; teman sma; IF; immanuel; bos ucup; anjrit; biilll; nanik; nyeg; prass; donat; jeke dan beberapa orang lain yang take part dalam perkembangan hidup dan pola pikir gua selama ini…

hash; pokoknya gua ga peduli seumpama tulisan gua berantakan; mengingat tulisan ini kagak di edit; namanya juga curhatan cui; tapi gua cuma mau make sure aja bahwa sebenarnya gua suka banget menulis; dengan tulisan ini gwa mau ungkapin kalo gua bakal rajin writing lagi; i wanna be a writer….someday; but today with my blog; “who knows the future”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: